Archive | April, 2013

CiriCara: Cara Mendekati Cewek Alim

30 Apr

a

CiriCara.com – Cewek seksi, cantik, dan modis itu belum tentu baik. Kebanyakan dari mereka hanya menjalin hubungan asmara yang tidak terlalu serius. Beberapa dari mereka berpikir bahwa kecantikannya mampu memikat hati seorang cowok sehingga bisa dipermainkan hatinya. Padahal, tak semua cowok menyukai tipe cewek seperti itu. Mereka sadar bahwa berpacaran dengan seorang cewek seperti itu hanya bisa membuat hatinya sakit saja. Melihat kejelekan sifat yang dimiliki seorang cewek seperti itu, membuat cowok berpaling dan jatuh hati pada cewek alim. Cewek alim itu adalah seorang cewek yang baik hatinya, rajin beribadah, bertingkah laku baik, tidak menuntut macam-macam, dan masih banyak hal baik yang ada pada dalam dirinya. Tak heran, beberapa cowok lebih memilih cewek alim untuk dijadikan pasangan hidup dibandingkan dengan cewek seksi, cantik, dan modis itu. Namun, cewek alim itu cukup sulit untuk didekati. Jika saat ini kamu mengincar cewek alim di kampus, maka harus bertingkah laku dan bertutur kata yang baik di hadapannya agar bisa berpacaran dengannya. Lalu, bagaimana cara mendekati cewek alim? Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk mendekati

1. Dekati dulu teman-temannya PDKT sama cewek alim CiriCara: Cara Mendekati Cewek Alim Cewek alim itu bisa dikatakan pendiam, apalagi jika bertemu dengan orang yang tidak begitu dikenalnya. Untuk itu, kamu harus mendekati teman-temannya dulu. Mendekati teman-temannya bisa menjadi salah satu faktor pendukung untuk mendapatkan hatinya. Selain itu, kamu juga harus mencari tahu apa kesukaannya dari teman-temannya. Saat kamu sedang berada di dekatnya, curi-curi perhatian kecil kepada si cewek itu. Kamu bisa memandangnya di saat dia sedang melakukan aktivitas. Jika ketahuan, maka berikanlah senyuman manis kepadanya
. 2. Memberi perhatian lebih Mendekati cewek alim itu butuh kerja keras yang ekstra. Kamu harus bisa membuat dirinya jatuh hati dan terpikat. Untuk itu, berikanlah dia perhatian lebih. Misalnya, mengajaknya mengerjakan tugas bersama, pergi makan siang bersama, dan lain sebagainya. Ketahuilah bahwa cewek alim juga perlu diberi perhatian lebih. Jika si dia mau diajak pergi bersama, maka petanda dirinya juga menyimpan perasaan yang sama dengan kamu
. 3. Mengajak beribadah bersama Cewek alim itu identik dengan cewek yang rajin beribadah. Agar bisa memikat hatinya, kamu perlu mengajaknya beribadah bersama. Mengajaknya beribadah bisa menjadi poin tambahan untuk kamu. Si dia bisa beranggapan bahwa kamu adalah sosok cowok yang baik dan juga rajin beribadah. Jika kamu beragama muslim, maka ajaklah dia untuk melakukan salat berjamaah saat. Sedangkan untuk yang non muslim, kamu bisa mengajaknya pergi ke tempat beribadah bersama.
4. Menunjukkan sisi positif Saat berada di hadapannya, kamu harus menunjukkan sisi positif yang dimiliki. Tunjukkan apa yang menjadi kelebihan kamu saat berada di dekatnya. Bila perlu, samakan hobi atau kesukaan kamu dengan si dia agar menjadi daya tarik bagi si cewek alim. Dengan begitu, cewek alim yang sedang kamu dekati mungkin ada terpikat dan jatuh hati. Itulah cara mendekati cewek alim yang bisa kamu lakukan. Untuk mendekati cewek alim itu, kamu perlu melakukan observasi dulu agar tidak terjadi kesalahan. Selain itu, selipkan juga sedikit humor untuknya agar suasana tidak menjadi kaku. Ketahuilah bahwa cewek alim biasanya menyukai hal yang berbau religius. Jangan sampai salah mengajaknya pergi ke tempat-tempat yang berbau hal negatif ya. (NR)

Read more at: http://ciricara.com/2013/01/07/ciricara-cara-mendekati-cewek-alim/

 

Advertisements
30 Apr

CARA MENGATASI GALAU KARENA CINTA

galau-karena- cinta
Galau Karena Cinta

Galau karena cinta? Penyakit jaman sekarang ini memang ada-ada aja. Yang terbilang dan masih baru yang bisa menyebabkan penderitanya hilang akal sehatnya adalah penyakit GALAU. Sebenarnya banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami hal seperti itu. Kegagalan dalam sebuah perencanaan juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kegalauan. Tapi yang paling mudah dan banyak dialami adalah galau karena cinta. Hal inilah yang saat ini sedang melanda para remaja kita. Bukannya galau karena pendidikannya, kok malah galau karena cinta. Waduh anak jaman sekarang ini. Jadi sekarang anda harus lebih pintar membedakan antara cewek setia dengan PLAYGIRL SEJATI.

Arti galau sendiri berbeda-beda dilihat dari seseorang itu sendiri yang mengalaminya. Menurut saya arti galau yang berhubungan dengan aktifitas adalah GAgal LAkukan Usaha. Dan untuk sebuah hubungan arti GALAU itu sendiri adalah Gelisah Antara Lanjut Atau Udahan (cukup aneh tapi menarik). Nah, untuk itu anda yang sering mengalami kegalauan dalam hidup terutama masalah percintaan, tidak ada salahnya untuk membaca artikel ini yang berisi tentang Cara Mengatasi Galau Karena Cinta. 


Mencoba Merubah Penampilan
Hal pertama yang mungkin harus anda lakukan ketika sedang menghadapi masalah adalah mencoba untuk merubah style dan penampilan anda. Mungkin tips ini akan cukup membantu anda, berpakaian yang berbeda dari biasanya, mencoba yang baru dalam hal gaya, merubah penampilan rambut, memakai parfum yang berbeda pula. Dengan hal ini, mungkin dengan sendiri akan merubah perasaan dan fikiran anda, dan yang terpenting bisa membawa anda ke dalam suasana yang baru dan jauh dari rasa galau tingkat akut. Karena sebuah penampilan bisa menjadi sebuah alasan cewek untuk nolak cowok.
Hibur Diri Dengan Nonton Film
Nonton film bisa menjadikan anda lebih rileks dan sangat efektif untuk mengalihkan pikiran anda yang sedang dilanda masalah. Minimal anda memiliki waktu untuk nonton film baik dirumah ataupun bioskop. Usahakan film yang kita putar adalah idola kita, tapi anda juga harus bisa memilih jenis film yang cepat membuat anda menjadi tenang. Jangan nonton film-film yang akan malah menghanyutkanmu kedalam suasana Galau baru, seperti film romantis, film tentang percintaan yang lebay dan sebagainya. Cobalah nonton film komedi atau film action dan horror.
Mencari Kesibukan Yang Aman
Tidak ada gunanya bila anda mengunci diri dalam kamar, menyendiri tanpa melakukan apa-pa karena putus cinta, buang perasaan itu dari kamus hidup anda. Sekarang sudah bukan jamannya lagi. Sekarang sudah waktunya anda berevolusi dengan melakukan aktivitas yang bermanfaat untuk sejenak mengurangi daya ingat anda tentang rasa galau yang anda rasakan. Dari pada hanya diam, alangkah baiknya anda beternak hewan ataupun berkebun. Tentu saja ini lebih bermanfaat dan menghasilkan (heee….).
Sosialisasi
Yup, Hang Out, gaul, berkumpul sama-sama teman-temanmu. Cari suasana ceria, seperti windowshoping ke mall, berjalan kaki ngukur panjangnya jalan daerah wisata, travelling sama-sama teman-teman terbaik, ngobrol and ngegosip tentang orang lain, bisa membantu kamu menjauhi rasa galau. Dijamin

cara-cara membuat jaringan LAN

30 Apr

Cara Membuat Jaringan Komputer, LAN, Server Terlengkap

Ditulis oleh: April 29, 2013

Baik di posting ini saya akan share tentang Cara Membuat Jaringan Komputer, LAN, Server. Kita akan Mempelajari Tentang KONSEP JARINGAN, PERANGKAT JARINGAN, LANGKAH KERJA DAN TROUBLESHOOTING. Disertai dengan gambar yang memudahkan anda dalam mengerjakan jaringan, serta software yang akan mendukung anda.

Untuk mempermudah anda belajar dan memahami silahkan Download E-book nya di bawah :

Daftar Isi E-Book :

CHAPTER 1 MENGENAL JARINGAN KOMPUTER

1.Sejarah Jaringan Komputer
2.Manfaat Jaringan Komputer
3.Topologi Jaringan komputer
4.Membedakan Jenis Jaringan Komputer
5.Memahami Lebih Mendalam Beberapa Jalur Jaringan Komputer
6.Sistem Operasi Baru dan Jaringan Komputer
7.Berkenalan dengan Antarmuka Jaringan Windows XP

CHAPTER 2 HARDWARE JARINGAN KOMPUTER

1.Komputer Server
2.Ethernet Hub
3.Ethernet Switch
4.Routers Network Repeater
5.Network Bridges
6.Network Adapter
7.Wireless Network Interface Controller
8.Modems
9.Networking Cable
10.Hardware Firewall
11.Stand Alone Wireless Access Point (WAP)

CHAPTER 3 INSTALASI PERANGKAT KERAS JARINGAN KOMPUTER

Persiapan Peralatan Kerja
Menyiapkan Perangkat Keras Jaringan
Langkah kerja pemasangan perangkat keras
Penempatan Komputer Server
Pemasangan Kompter Server Pada Hub/Switch
Pemasangan Komputer Klien pada LAN kabel
Penempatan HUB/Switch
Penempatan dan Pemasangan Router

CHAPTER 4 INSTALASI PERANGKAT LUNAK JARINGAN KOMPUTER

Instalasi Sistem Operasi
Cara Set Computer Name dan Workgroup pada Windows XP
Pengaturan Network Connections
Cara Konfigurasi TCP / IP Address Pada Komputer Server
Cara Konfigurasi TCP / IP Address Pada Komputer Klien
Cara Konfigurasi TCP / IP Address Printer Server
Cara Konfigurasi TCP / IP Address Wireless Router
Pengaturan Software Warnet Pada jaringan Komputer

CHAPTER 5 KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

Klasifikasi Keamanan Jaringan Komputer
Macam-Macam Serangan Jaringan Komputer
Membangun Sistem Keamanan Jaringan Komputer Yang Kuat

CHAPTER 6 MELAKUKAN KONEKSI PADA JARINGAN
Melakukan Koneksi Jaringan Kabel
Melakukan Koneksi Jaringan Wireless
Memeriksa Status Koneksi Jaringan
Set Up dan Tes Remote Desktop Pada Windows
Set Up dan Tes Remote Desktop Web Connection

CHAPTER 7 PENGATURAN SHARING DALAM JARINGAN

Menginstall [File and Printer Sharing] Pada Windows XP
Sharing File Dan Folder Dalam Jaringan
Sharing Drive Dalam Jaringan
Advanced File Sharing Sharing
Koneksi Internet Dalam Jaringan Kabel Melalui Komputer Server
Sharing Koneksi Internet Dalam Jaringan Kabel Tanpa Melalui Komputer Server
Setting Komputer Ad Hoc Wireless Network
Pemetaan Drive Sharing Dalam Jaringan
Membuat Folder Sharing Bisa Diakses Secara Offline
Mengakses File dan Folder Sharing
Mengakses dan Bekerja Dengan Offline Files

sumber http://mudah-cepat-hemat.blogspot.com/2013/01/cara-membuat-jaringan-komputer-lan.html

membuat jaringan WAN

30 Apr

jaringan WAN

Perangkat Jaringan WAN

Infrastruktur WAN (Wide Area Network)
Seperti LAN (Local Area Network), Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah WAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :

  • Router
  • ATM Switch
  • Modem and CSU/DSU
  • Communication Server
  • Multiplexer
  • X.25/Frame Relay Switches

Router
router.gifRouter adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Switch ATM
atmswitch.gifSwitch ATM menyediakan transfer data berkecepatan tinggi antara LAN dan WAN.
Modem (modulator / demodulator)
modem.gifModem mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transmisi untuk dilewatkan melalui fasilitas komunikas analog atau jaringan telepon (public telephone line). Di sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digital kembali.
CSU/DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit)
CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telephone digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan dua unit yang terpisah : CSU atau DSU.
Multiplexer

infotypes.gifSebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain.
Communication Server
Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.

sumber from http://srilestary-lestari.blogspot.com/

7 Ciri Cowok PHP

30 Apr

7 Ciri Cowok PHP

7 Ciri Cowok PHP Gadis

 

Duh, lagi-lagi korban cowok PHP (Pemberi Harapan Palsu) berjatuhan. Alhasil, bertambah lagi pasukan galau dan sakit hati. Supaya nggak ikutan jadi korban, kenali tujuh ciri cowok PHP berikut ini.

  1. Menghubungi secara “musiman”. Cowok ini menghubungi kita sesekali aja dan sangat random. Dia bisa intens mendekati selama seminggu, setelah itu menghilang berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan seseolah ditelan bumi. Terus, suatu saat dia bakal kembali  hubungin kita dengan modus serupa.
  2. Nggak menepati janji. “Nanti aku telepon, ya.”, “Kapan-kapan aku ke rumah kamu.” Walaupun dikatakan dengan cukup meyakinkan, namun ‘nanti’ (apalagi ‘kapan-kapan’) ini nggak pernah diwujudkan.
  3. Jago ngomong dan flirting. Dia nggak canggung berdekatan dengan kita, bahkan bisa dengan lancarnya flirting. Caranya yang smooth dan lihai dalam mendekati, membuat cewek mudah tertarik. Tapi cuma sebatas itu saja, dia nggak pernah membahas perasaan dengan lebih serius.
  4. Akrab dengan banyak cewek. Dia dekat dengan banyak cewek. Ini bisa dilihat dari keseharian maupun lewat sosial media-nya
  5. Sikap berubah-ubah. Hampir sama dengan pola dia yang nggak jelas dalam menghubungi kita, sikap dia pun nggak kalah random-nya. Bisa dalam sehari, dia akrab banget sama dia. Eh, keesokan harinya dia seolah amnesia dan melupakan momen tersebut.
  6. Sikapnya saat di depan teman-teman beda. Di depan orang-orang, dia nggak pernah menunjukkan kedekatan dengan kita. Apalagi menunjukkan rasa suka.
  7. Nggak mengenalkan kita pada orang yang dekat dengannya. Yup, dia nggak pernah mengenalkan teman dekatnya atau keluarganya.

Ketemu cowok yang seperti ini? Artinya, kita harus lebih waspada. Nggak perlu antipati atau berprasangka buruk, sih. Nggak apa-apa kok, berteman dengan dia. Yang terpenting, manage your expectation and protect your heart. Tisam – Foto: Dok.FeminaGroup

Teori motivasi

30 Apr
TEORI MOTIVASI
Secara garis besar, teori motivasi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguat (reinforcement theory).Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
1.      Durasi kegiatan
2.      Frekuensi kegiatan
3.      Persistensi pada kegiatan
4.      Ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
5.      Devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan
6.      Tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan
7.      Tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan
8.      Arah sikap terhadap sasaran kegiatan
Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain :
·      Teori Hierarki Kebutuhan Maslow
Kebutuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kesenjangan atau pertentangan yang dialami antara satu kenyataan dengan dorongan yang ada dalam diri. Apabila pegawai kebutuhannya tidak terpenuhi maka pegawai tersebut akan menunjukkan perilaku kecewa. Sebaliknya, jika kebutuhannya terpenuhi amak pegawai tersebut akan memperlihatkan perilaku yang gembira sebagai manifestasi dari rasa puasnya.
Kebutuhan merupakan fundamen yang mendasari perilaku pegawai. Karena tidak mungkin memahami perilaku tanpa mengerti kebutuhannya.
Abraham Maslow (Mangkunegara, 2005) mengemukakan bahwa hierarki kebutuhan manusia adalah sebagai berikut :
1.    Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan untuk makan, minum, perlindungan fisik, bernapas, seksual. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan tingkat terendah atau disebut pula sebagai kebutuhan yang paling dasar
2.    Kebutuhan rasa aman, yaitu kebutuhan akan perlindungan diri dari ancaman, bahaya, pertentangan, dan lingkungan hidup
3.    Kebutuhan untuk rasa memiliki (sosial), yaitu kebutuhan untuk diterima oleh kelompok, berafiliasi, berinteraksi, dan kebutuhan untuk mencintai serta dicintai
4.    Kebutuhan akan harga diri, yaitu kebutuhan untuk dihormati dan dihargai oleh orang lain
5.    Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri, yaitu kebutuhan untuk menggunakan kemampuan, skill dan potensi. Kebutuhan untuk berpendapat dengan mengemukakan ide-ide, gagasan dan kritik terhadap sesuatu
·      Teori Keadilan
Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat  kerja seseorang, jadi perusahaan harus bertindak adil terhadap setiap karyawannya. Penilaian dan pengakuan mengenai perilaku karyawan harus dilakukan secara obyektif. Teori ini melihat perbandingan seseorang dengan orang lain sebagai referensi berdasarkan input dan juga hasil atau kontribusi masing-masing karyawan (Robbins, 2007).
·      Teori X dan Y
Douglas McGregor mengemukakan pandangan nyata mengenai manusia. Pandangan pertama pada dasarnya negative disebut teori X, dan yang kedua pada dasarnya positif disebut teori Y (Robbins, 2007).
McGregor menyimpulkan bahwa  pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.
·      Teori dua Faktor Herzberg
Teori ini dikemukakan oleh Frederick Herzberg dengan asumsi bahwa hubungan seorang individu dengan pekerjaan adalah mendasar dan bahwa sikap individu terhadap pekerjaan bias sangat baik menentukan keberhasilan atau kegagalan. (Robbins, 2007).
Herzberg memandang bahwa kepuasan kerja berasal dari keberadaan motivator intrinsik dan bawa ketidakpuasan kerja berasal dari  ketidakberadaan faktor-faktor ekstrinsik. Faktor-faktor ekstrinsik (konteks pekerjaan) meliputi :
1.    Upah
2.    Kondisi kerja
3.    Keamanan kerja
4.    Status
5.    Prosedur perusahaan
6.    Mutu penyeliaan
7.    Mutu hubungan interpersonal antar sesama rekan kerja, atasan, dan bawahan
Keberadaan kondisi-kondisi ini terhadap kepuasan karyawan tidak selalu memotivasi mereka. Tetapi ketidakberadaannya menyebabkan ketidakpuasan bagi karyawan, karena mereka perlu mempertahankan setidaknya suatu tingkat ”tidak ada kepuasan”, kondisi ekstrinsik disebut ketidakpuasan,atau faktor hygiene. Faktor Intrinsik meliputi :
1.    Pencapaian prestasi
2.    Pengakuan
3.    Tanggung Jawab
4.    Kemajuan
5.    Pekerjaan itu sendiri
6.    Kemungkinan berkembang.
Tidak adanya kondisi-kondisi ini bukan berarti membuktikan kondisi sangat tidak puas. Tetapi jika ada, akan membentuk motivasi yang kuat yang menghasilkan prestasi kerja yang baik. Oleh karena itu, faktor ekstrinsik tersebut disebut sebagai pemuas atau motivator.
·      Teori Kebutuhan McClelland
Teori kebutuhan McClelland dikemukakan oleh David McClelland dan kawan-kawannya. Teori ini berfokus pada tiga kebutuhan, yaitu (Robbins, 2007) :
a.    Kebutuhan pencapaian (need for achievement) : Dorongan untuk berprestasi dan mengungguli, mencapai standar-standar, dan berusaha keras untuk berhasil.
b.    Kebutuhan akan kekuatan (need for pewer) : kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
c.    Kebutuhan hubungan (need for affiliation) : Hasrat untuk hubungan antar pribadi yang ramah dan akrab.
Apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu . Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :
a.    Persepsi seseorang mengenai diri sendiri
b.    Harga diri
c.    Harapan pribadi
d.   Kebutuhaan
e.    Keinginan
f.     Kepuasan kerja
g.    Prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
a.    Jenis dan sifat pekerjaan
b.    Kelompok kerja dimana seseorang bergabung
c.    Organisasi tempat bekerja
d.   Situasi lingkungan pada umumnya
e.    Sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.

Sumber : http://kunhantio.blogspot.com/2013/01/teori-motivasi.html

http://rahmatarifianto.wordpress.com/2013/04/29/teori-motivasi-2/

MOTIVASI

30 Apr
TEORI MOTIVASI
Secara garis besar, teori motivasi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguat (reinforcement theory).Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
1.      Durasi kegiatan
2.      Frekuensi kegiatan
3.      Persistensi pada kegiatan
4.      Ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
5.      Devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan
6.      Tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan
7.      Tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan
8.      Arah sikap terhadap sasaran kegiatan
Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain :
·      Teori Hierarki Kebutuhan Maslow
Kebutuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kesenjangan atau pertentangan yang dialami antara satu kenyataan dengan dorongan yang ada dalam diri. Apabila pegawai kebutuhannya tidak terpenuhi maka pegawai tersebut akan menunjukkan perilaku kecewa. Sebaliknya, jika kebutuhannya terpenuhi amak pegawai tersebut akan memperlihatkan perilaku yang gembira sebagai manifestasi dari rasa puasnya.
Kebutuhan merupakan fundamen yang mendasari perilaku pegawai. Karena tidak mungkin memahami perilaku tanpa mengerti kebutuhannya.
Abraham Maslow (Mangkunegara, 2005) mengemukakan bahwa hierarki kebutuhan manusia adalah sebagai berikut :
1.    Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan untuk makan, minum, perlindungan fisik, bernapas, seksual. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan tingkat terendah atau disebut pula sebagai kebutuhan yang paling dasar
2.    Kebutuhan rasa aman, yaitu kebutuhan akan perlindungan diri dari ancaman, bahaya, pertentangan, dan lingkungan hidup
3.    Kebutuhan untuk rasa memiliki (sosial), yaitu kebutuhan untuk diterima oleh kelompok, berafiliasi, berinteraksi, dan kebutuhan untuk mencintai serta dicintai
4.    Kebutuhan akan harga diri, yaitu kebutuhan untuk dihormati dan dihargai oleh orang lain
5.    Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri, yaitu kebutuhan untuk menggunakan kemampuan, skill dan potensi. Kebutuhan untuk berpendapat dengan mengemukakan ide-ide, gagasan dan kritik terhadap sesuatu
·      Teori Keadilan
Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat  kerja seseorang, jadi perusahaan harus bertindak adil terhadap setiap karyawannya. Penilaian dan pengakuan mengenai perilaku karyawan harus dilakukan secara obyektif. Teori ini melihat perbandingan seseorang dengan orang lain sebagai referensi berdasarkan input dan juga hasil atau kontribusi masing-masing karyawan (Robbins, 2007).
·      Teori X dan Y
Douglas McGregor mengemukakan pandangan nyata mengenai manusia. Pandangan pertama pada dasarnya negative disebut teori X, dan yang kedua pada dasarnya positif disebut teori Y (Robbins, 2007).
McGregor menyimpulkan bahwa  pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.
·      Teori dua Faktor Herzberg
Teori ini dikemukakan oleh Frederick Herzberg dengan asumsi bahwa hubungan seorang individu dengan pekerjaan adalah mendasar dan bahwa sikap individu terhadap pekerjaan bias sangat baik menentukan keberhasilan atau kegagalan. (Robbins, 2007).
Herzberg memandang bahwa kepuasan kerja berasal dari keberadaan motivator intrinsik dan bawa ketidakpuasan kerja berasal dari  ketidakberadaan faktor-faktor ekstrinsik. Faktor-faktor ekstrinsik (konteks pekerjaan) meliputi :
1.    Upah
2.    Kondisi kerja
3.    Keamanan kerja
4.    Status
5.    Prosedur perusahaan
6.    Mutu penyeliaan
7.    Mutu hubungan interpersonal antar sesama rekan kerja, atasan, dan bawahan
Keberadaan kondisi-kondisi ini terhadap kepuasan karyawan tidak selalu memotivasi mereka. Tetapi ketidakberadaannya menyebabkan ketidakpuasan bagi karyawan, karena mereka perlu mempertahankan setidaknya suatu tingkat ”tidak ada kepuasan”, kondisi ekstrinsik disebut ketidakpuasan,atau faktor hygiene. Faktor Intrinsik meliputi :
1.    Pencapaian prestasi
2.    Pengakuan
3.    Tanggung Jawab
4.    Kemajuan
5.    Pekerjaan itu sendiri
6.    Kemungkinan berkembang.
Tidak adanya kondisi-kondisi ini bukan berarti membuktikan kondisi sangat tidak puas. Tetapi jika ada, akan membentuk motivasi yang kuat yang menghasilkan prestasi kerja yang baik. Oleh karena itu, faktor ekstrinsik tersebut disebut sebagai pemuas atau motivator.
·      Teori Kebutuhan McClelland
Teori kebutuhan McClelland dikemukakan oleh David McClelland dan kawan-kawannya. Teori ini berfokus pada tiga kebutuhan, yaitu (Robbins, 2007) :
a.    Kebutuhan pencapaian (need for achievement) : Dorongan untuk berprestasi dan mengungguli, mencapai standar-standar, dan berusaha keras untuk berhasil.
b.    Kebutuhan akan kekuatan (need for pewer) : kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
c.    Kebutuhan hubungan (need for affiliation) : Hasrat untuk hubungan antar pribadi yang ramah dan akrab.
Apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu . Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :
a.    Persepsi seseorang mengenai diri sendiri
b.    Harga diri
c.    Harapan pribadi
d.   Kebutuhaan
e.    Keinginan
f.     Kepuasan kerja
g.    Prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
a.    Jenis dan sifat pekerjaan
b.    Kelompok kerja dimana seseorang bergabung
c.    Organisasi tempat bekerja
d.   Situasi lingkungan pada umumnya
e.    Sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.

Sumber : http://kunhantio.blogspot.com/2013/01/teori-motivasi.html

http://rahmatarifianto.wordpress.com/2013/04/29/teori-motivasi-2/